A.    Keterampilan
Proses Sains

Jack (2013) menyatakan bahwa keterampilan
proses merupakan dasar untuk memperoleh ilmu pengetahuan, tetapi harus dimiliki
oleh siswa. Keterampilan proses terdapat 2 bagian yaitu pertama keterampilan
proses dasar yang terdiri dari aspek mengamati, mengukur, mengklasifikasi,
memprediksi dan mengkomunikasi (Gürses, et al.,
2015). Kedua yaitu keterampilan proses  terintegrasi yang terdiri dari aspek menginterpretasi
data, menentukan hipotesis, mengidentifikasi variabel, mendefinisikan varibel
secara operasional, membuat prosedur eksperimen, dan melaksanakan eksperimen (Aydinli,
et al., 2011). Menurut Jack (2013) menyatakan bahwa keterampilan proses dasar digunakan
dalam ilmu pengetahuan dan non-ilmu
pengetahuan, sedangkan keterampilan proses terintegrasi merupakan kegiatan yang
dilakukan oleh  ilmuwan dengan
menggunakan teknologi. Berdasarkan keterampilan proses dasar da terintegrasi
dapat disimpulkan untuk aspek keterampilan proses sains terdiri dari mengamati,
mengajukan pertanyaan, hipotesis, merencanakan eksperimen, melaksanakan
eksperimen, pengunaan alat, mengklasifikasikan, menafsirkan (interpretasi),
meramalkan (prediksi), menerapkan konsep, komunikasi.

We Will Write a Custom Essay Specifically
For You For Only $13.90/page!


order now

Aspek keterampilan proses sains tersebut
dapat pula disebut sebagai metode ilmiah. Metode ilmiah merupakan sarana untuk
mengenali suatu masalah, mencari kemungkinan solusi untuk memecahkannya, dan melakukan/membuktikan
setiap kemungkinan untuk memperoleh hasil pemecahan terbaik (Dewi, 2009).
Keterampilan proses sains merupakan dasar dari pemikiran ilmiah dan penelitian (Mutlu & Temiz, 2013). Siswa dalam proses
pembelajaran diberikan kegiatan ilmiah yang menerapkan beberapa aspek
keterampilan proses sains untuk melaksanakannya. Keterampilan proses sains yang
dimiliki siswa masih perlu dilatihkan dan dikembangkan. Melatih keterampilan
proses sains kepada siswa yaitu dengan kegiatan eksperimen, dengan melibatkan siswa
berkelompok dengan memanfaatkan beberapa indera yang dimiliki untuk
melakukannya, sehingga informasi yang diperoleh akan tersimpan dalam memorinya
dengan baik. Mengembangkan keterampilan proses sains yang telah dimiliki, siswa
dapat mengembangkan sediri melalui sebuah fakta.