· diri atau yang disebut “the Self”. Ada

·        
Komunikasi intrapersonal merupakan
komunikasi yang terjadi dengan diri kita sendiri. Komunikasi intrapersonal
menekankan pada diri atau yang disebut “the Self”. Ada sebuah paham bahwa jika
kita bisa berkomunikasi dengan diri kita sendiri dengan baik, maka kita bisa
berkomunikasi dengan orang lain tanpa masalah. Diri ada dua dimensi, dimensi
internal dan dimensi social. Dimensi internal merupakan karakteristik sikap,
nilai, kepercayaan, kebiasaan dan kepribadian. Sedangkan dimensi social
merupakan kontak dengan orang lain. Ada beberapa jenis diri. Ada the physical
self, yaitu tubuh dan penampilan, the emotional self, yaitu respon dari kita
yang menyangkut emotion, the intellectual self, yaitu bagian intelektual,
mengambil keputusan, mengobservasi dan the moral self, yaitu nilai yang
mengandung kepercayaan atau etis. Masyarakat mempunyai cara sendiri untuk
mengklasifikasikan orang. Ada empat kategori penting yaitu, ras, gender,
orientasi seksual dan tingkatan sosio ekonomi. Ras mengkategorikan berdasarkan
fisik, budaya, keturunannya. Gender mengkategorikan berdasarkan jenis kelamin.
Orientasi Seksual mengkategorikan orang sebagai heteroseksual dan Tingkatan
Sosio Ekonomi mengkategorikan orang berdasarkan tingkat seseorang dalam
hirarki.

 

·        
Komunikasi Interpersonal merupakan
komunikasi yang terjadi antara dua orang atau lebih secara langsung (face to
face) yang bertujuan untuk mengkomunikasikan perasaan, ide, informasi, berita
dan masih banyak lagi. Komunikasi Interpersonal dibagi menjadi dua, diadik dan
small group (kelompok kecil). Diadik adalah komunikasi yang terjadi antara dua
orang secara langsung. Sedangkan small group (kelompok kecil) adalah komunikasi
yang terjadi antara tiga orang atau lebih secara langsung dan semua terlibat
dalam berkomunikasi. Komunikasi interpersonal dapat dilakukan secara verbal dan
nonverbal.

We Will Write a Custom Essay Specifically
For You For Only $13.90/page!


order now

 

·        
Komunikasi Kelompok merupakan komunikasi
dimana tiga orang atau lebih yang seirng berinteraksi dan mempunyai satu
kesatuan. Komunikasi kelompok mempunyai interaksi yang minim diluar tujuan mereka,
mereka hanya berkomunikasi untuk tujuan itu. Komunikasi kelompok memiliki
kesadaran yang tinggi dan anggotanya saling mengakui keanggotaannya. Contoh
dari komunikasi kelompok adalah rapat, konferensi dan masih banyak lagi. Ada
beberapa jenis komunikasi kelompok yaitu, kelompok primer, kelompok sekunder,
kelompok formal, dan kelompok informal. Kelompok primer merupakan sebuah
kelompok dimana anggotanya saling mengenal secara dekat. Contohnya seperti
teman bermain, RT dan masih banyak lagi. Kelompok sekunder merupakan kelompok
dimana anggotanya tidak sedekat di kelompok primer. Contohnya seperti partai
politik. Kelompok Formal merupakan kelompok dimana ada peraturan yang harus
dipatuhi. Contohnya seperti organisasi – organisasi. Terakhir, kelompok informal
adalah kelompok dimana mereka terbentuk karena sering berinteraksi satu sama
lain. Contohnya seperti ibu – ibu arisan.

                

·        
Komunikasi Organisasi, yaitu komunikasi
dimana orang – orangnya mempunyai tujuan masing – masing tetapi bekerja sama
untuk suatu tujuan. Masing – masing individu mempunyai tugas dan tanggung jawab
sendiri. Ada dua jenis komunikasi organisasi yaitu, organisasi formal dan
informal. Organisasi formal merupakan organisasi yang berisi dari dua orang
atau lebih dengan tujuan yang sama dan berkumpul secara sadar. Contohnya
seperti sekolah, PT (perseroan terbatas). Sedangkan organisasi informal
merupakan organisasi dimana dua orang atau lebih berkumpul dengan suatu tujuan
dan sering berinteraksi tetapi  berkumpul
secara tidak sadar. Contohnya seperti arisan ibu – ibu.

 

·        
Komunikasi Publik, yaitu sekumpulan
orang yang mempunyai tujuan yang terarah tetapi tidak berkumpul pada satu
tempat melainkan tersebar. Mereka mempunyai interaksi yang sangat minim karena
hanya satu pihak yang berbicara.

 

·        
Komunikasi antar budaya, yaitu
komunikasi yang terjadi antar orang dengan latar belakang budaya yang berbeda.
Semisal, ada budaya yang memiliki bahasa yang berbeda, komunikasi antar budaya
ini akan membantu orang dari dua budaya tersebut agar bisa berkomunikasi dan
menghindar kesalahpahaman. Peran bahasa sangat penting dalam komunikasi antar
budaya. Contoh, bahasa Indonesia dapat membantu orang dari Jawa dan orang dari
Sunda untuk berkomunikasi.  

 

B).
Karakteristik

·        
Komunikasi Intrapersonal yaitu, dapat
merubah orang baik negatif maupun positif. Informasi – informasi yang terkumpul
akan langsung diolah dan disimpan.

 

·        
Komunikasi Interpersonal yaitu, bersifat
menasihati, kita dapat mengetahui makna dari apa yang ingin disampaikan,
hubungan yang dekat, sering berinteraksi.

 

·        
Komunikasi Kelompok yaitu, berinteraksi
agar mencapai apa yang ingin dicapai, anggota terbentuk oleh peraturan –
peraturan yang ada, anggota saling bergantung satu sama lain.

 

·        
Komunikasi Organisasi yaitu,
berinteraksi untuk mencapai tujuan, anggota terikat oleh aturan – aturan.

 

·        
Komunikasi Publik yaitu, interaksinya
sangat minim, satu pihak yang berbicara, feedbacknya tidak terlalu banyak,
banyak orang, biasanya telah direncanakan.

 

·        
Komunikasi antar budaya yaitu, bahasa
merupakan peran yang penting, menyampaikan pesan dengan benar agar menghindar
dari kesalahpahaman.

 

1.     
A). Budaya, secara umum, merupakan cara
hidup yang mengatur manusia, seperti apa yang mereka harus lakukan, tingkah
laku mereka, menentukan sikap mereka, apa yang etis dan apa yang tidak dan
semacamnya. Dalam budaya terkandung ilmu pengetahuan, kepercayaan kesenian,
hukum, adat – istiadat, moral, dan kebiasaan – kebiasaan manusia. Menurut
Koentjaraningrat, ada tujuh unsur dalam budaya yaitu, bahasa, sistem
pengetahuan, sistem kemasyarakatan atau organisasi sosial, sistem peralatan
hidup dan teknologi, sistem mata pencaharian hidup, sistem religi dan kesenian.
Bahasa merupakan suatu alat untuk meneruskan budaya dan ada dua macam bahasa
yaitu, bahasa lisan dan bahasa tulis. Sistem pengetahuan merupakan pengetahuan
tentang lingkungan sekitar suatu masyarakat, seperti sifat – sifatnya, tingkah
laku satu sama lain. Sistem kemasyarakatan atau organisasi sosial merupakan
sistem dimana anggotanya merasa akrab satu sama lain. Sistem peralatan hidup
dan teknologi meliputi cara memproses bahan – bahan. Sistem mata pencaharian
hidup meliputi pekerjaan dan tingkat ekonominya. Sistem Religi meliputi
keyakinan dan keagamaan dan terakhir kesenian meliputi kreativitas orang –
orang dalam budaya tersebut. Budaya dapat di bagi menjadi beberapa orientasi
budaya. Pertama, high context culture (HCC) dan low context culture (LCC).
Contoh HCC adalah Indonesia dan contoh LCC adalah Amerika. Amerika selalu
mengatakan apa yang harus dikatakan atau bisa dibilang straightforward, sedangkan Indonesia sebaliknya. Kedua, individual
vs kolektif. Indonesia merupakan negara dimana masyarakatnya bersifat kolektif
atau “berkelompok”, sedangkan Amerika sebaliknya. Masyarakat Amerika sangat
individualis. Ketiga, monokronik dan polikronik. Budaya tidak bisa dilihat
secara langsung. Budaya bersifat subjektif yang berarti setiap budaya berbeda.
Kita akan merasakan budaya saat kita melanggar konvensi budaya tertentu, saat
kita berinteraksi dengan budaya yang berbeda, dan saat kita diterpa oleh
analisis ilmiah mengenai budaya.

 

B). Hubungan antar
budaya dan komunikasi

Komunikasi dan Budaya
saling mempengaruhi. Contoh, cara orang sunda dan orang batak berkomunikasi
sangat berbeda, disitulah budaya mempengaruhi komunikasi. Di setiap budaya,
akan ada suatu pesan yang ingin disampaikan kepada budaya lain dan untuk
menyampaikan pesan, dibutuhkan komunikasi yang baik. Komunikasi membantu
menyampaikan pesan tersebut kepada budaya lain. Semisal, kita melanggar suatu
peraturan di budaya asing tanpa sengaja, dengan komunikasi, pelanggaran
peraturan tersebut bisa diselesaikan dengan baik.

 

C). Budaya bersifat subjektif dan
tidak bisa dibandingkan dengan budaya lain, maka dari itu, komunikasi membantu
untuk menyampaikan pesan – pesan tertentu dengan beradaptasi. Sikap kita saat
berhadapan dengan budaya lain akan mempengaruhi seperti apa budaya kita
sendiri. Maka dari itu, sikap yang harus kita ambil untuk merespon perbedaan
budaya dalam berkomunikasi adalah, kita harus bisa menerima budaya itu apa
adanya. Setiap budaya memang berbeda – beda. Mereka memiliki keunikan
tersendiri. Ada tiga tahap dimana seseorang beradaptasi dengan budaya lain.
Pertama, sosialisasi budaya, yaitu pengenalan budaya. Contoh, biasanya orang
yang beradaptasi dengan budaya baru cenderung akan mengobservasi tingkah laku
dan perilaku orang – orang dalam budaya tersebut. Mereka akan melihat cara
mereka menyikapi hal – hal tertentu, cara mereka makan, cara mereka menghormati
orang tua dan lain – lain. Kedua, persuasi budaya, yaitu fase dimana seseorang
akan dipengaruhi untuk menerima suatu budaya. Dalam fase ini, biasanya orang
akan mulai terbiasa dengan budaya tersebut. Contoh, ketika seseorang mengikuti
dialek suatu budaya seperti dialek Sunda. Ketiga, dominasi budaya, yaitu fase
dimana seseorang dipaksa untuk menerima budaya tersebut. Contoh, ketika seseorang
sedang makan di rumah orang yang memiliki budaya barat, mereka akan mengikuti
ritual sebelum makan sesuai dengan budaya barat. Mengadaptasi ke budaya yang
berbeda merupakan suatu hal yang tidak gampang. Menurut Ruben, Stewart &
Householder, ada 4 fase yang harus dilalui. Pertama, fase honeymoon dimana
orang – orang menemukan hal baru dan masih ingin tahu lebih banyak. Setelah
fase honeymoon adalah fase frustration dimana keingintahuan seseorang menurun.
Lalu memasuki fase readjustment dimana orang akan mencari pilihan lain dan yang
terakhir adalah fase resolution dimana orang itu akan berpartisipasi dalam
suatu budaya, atau mengikuti tetapi tidak menyeluruh atau bisa juga mereka
mundur.

3.
A).Teknologi adalah sesuatu yang mengekstensi manusia atau suatu proses untuk              memproduksi barang untuk mencapai
suatu tujuan. Teknologi sangat dibutuhkan di masa kini dan perkembangan
teknologi melaju sangat cepat. Kita sudah menerapkan teknologi dalam kehidupan
sehari – hari, seperti menggunakan kendaraan bermotor, memasak menggunakan
teknologi, mencari hiburan melalui gadget
atau smartphone dan masih banyak
lagi. Teknologi sudah digunakan dalam segala bidang, dari komunikasi,
infrastruktur, belajar, transportasi dan masih banyak lagi. Teknologi akan
terus berkembang dan kita harus pintar dalam menggunakannya. Ada lima jenis
teknologi yang kita sering pakai sehari – hari. Pertama adalah teknologi
komunikasi, yaitu menggunakan teknologi untuk menyampaikan dan menerima pesan
dari satu tempat ke tempat lainnya. Contohnya, komputer, telefon, smartphone, dan masih banyak lagi.
Teknologi – teknologi tersebut memperlancar komunikasi karena dapat
menyampaikan pesan dengan cepat dan tidak susah. Kedua adalah teknologi
konstruksi, yaitu teknologi yang digunakan untuk membuat infrastruktur seperti
traktor, desain menggunakan 3D dan lain – lainnya. Ketiga adalah teknologi
medis, yaitu teknologi yang digunakan untuk meningkatkan kesehatan manusia.
Teknologi tersebut dapat membantu untuk mendiagnosa penyakit, untuk penelitian yang
mencari cara untuk menyembuhkan berbagai penyakit dan masih banyak lagi.
Teknologi medis sangat penting karena lebih efisien dan bisa menyelamatkan
banyak orang. Keempat adalah teknologi informasi, yaitu teknologi yang
digunakan untuk menyimpan informasi. Teknologi ini sangat membantu untuk
memberi informasi pada waktu yang tepat dan dapat membantu menyelesaikan tugas
juga meyakinkan bahwa informasi tersebut akurat. Contoh teknologi informasi
adalah bank. Bank menggunakan teknologi informasi untuk mengurusi informasi –
informasi dan juga pelanggan mereka. Terakhir adalah teknologi bisnis, yaitu
teknologi yang digunakan untuk membantu usaha bisnis. Teknologi ini membantu
bersaing di pasar. Contohnya, perusahaan kecil dapat bersaing dengan perusahaan
besar karena menggunakan teknologi bisnis.

  B). Teknologi komunikasi memang bisa
dikatakan lebih unik dibandingkan teknologi lainnya karena teknologi komunikasi
sudah memperlancar penyampaian pesan, baik informasi atau hiburan, dengan
efisien. Ada beberapa fungsi teknologi komunikasi. Teknologi komunikasi dapat
memproduksi dan mendistribusikan pesan dan informasi. Tahap – tahapnya ada
empat, yaitu produksi, transmisi, reproduksi dan amplifikasi, dan menampilkan.
Maksud produksi adalah membuat konten pesan, seperti ink on paper. Transmisi
artinya menyampaikan pesan tersbut. Reproduksi dan Amplifikasi adalah
menduplikat pesan dan memperkuat jangkauan pesan. Menampilkan berarti
menunjukkan pesan. Teknologi komunikasi dibagi menjadi dua, yaitu teknologi
analog dan teknologi digital. Teknologi analog adalah saat suatu informasi
diproses dalam satu format yang mengakibatkan informasi tersebut hanya bisa
dibaca menggunakan satu format itu saja. Sedangkan teknologi digital adalah
dimana suatu informasi diproses dalam berbagai macam format dan dalam satu
perangkat bisa melihat berbagai macam informasi. Teknologi Informasi juga
mempunyai tipe – tipe. Ada teknologi komunikasi massa, contohnya adalah
televisi dan radio. Ada teknologi komunikasi kelompok dan organisasi, contohnya
adalah telepon dan majalah dinding. Ada teknologi komunikasi interpersonal,
contohnya surat pribadi dan email. Terakhir ada teknologi komunikasi
intrapersonal, contohnya buku harian dan cermin.

C).
Menurut saya, peluang yang dihadapi masyarakat kontemporer sebagai akibat dari
perkembangan teknologi komunikasi yang berlangsung adalah, semua lebih efisien
dan lebih cepat. Orang – orang bisa lebih produktif dengan teknologi komunikasi
yang sudah berkembang sangat cepat dan teknologi komunikasi bisa menjadi
kemajuan dari globalisasi. Manusia bisa belajar lebih banyak dan lebih cepat
dengan teknologi komunikasi dan meningkatkan kreativitas. Namun, teknologi
komunikasi juga mempunyai tantangan bagi masyarakat kontemporer, yaitu
bergantungan kepada teknologi. Kini, manusia tidak bisa terlepas dari yang
namanya teknologi.  Orang cenderung
dikuasai oleh teknologi dan disaat tidak ada teknologi, manusia tidak bisa
melakuakan apa – apa karena sudah terlalu bergantungan kepada teknologi.
Teknologi juga tidak mengenal yang namanya moral dan oleh sebab itu, kita mulai
kehilangan sisi manusiawi kita. Juga dengan berkembangnya teknologi komunikasi,
menciptakan kesempatan bagi orang – orang untuk melakukan kejahatan. Semisal,
ada yang menipu orang untuk mendapatkan uang dengan menelfon nomor orang lain.
Walaupun begitu, kita harus bisa mengambil sisi positif dari teknologi
komunikasi dan menghindar dari sisi negatifnya.